GERMAS DI ACEH TAMIANG MESTI BERIKAN DAMPAK YANG SIGNIFIKAN

Asisten Administrasi Umum Setdakab Adi Darma sedang menyampaikan arahan Bupati Aceh Tamiang pada kegiatan Rakor lanjutan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), Kamis (08/08/2019) di Aula Grand Arya Hotel, Karang Baru. [dok. Humas 2019]

 

Aceh Tamiang – Humas: Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Kesehatan Aceh Tamiang kembali menggelar pertemuan koordinasi dalam rangka Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, (08/08/19). Kegiatan dilaksanakan di Aula Hotel Grand Arya sekira pukul 09.30 WIB dan diikuti oleh seluruh OPD dan pemangku kepentingan yang terkait.

Ketua Panitia Pelaksana dr. Catur Haryati menjelaskan, pelaksanaan Germas ini sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sebagai salah satu kegiatan preventif dan promotif, bertujuan untuk menjamin kesehatan terjaga lingkungan lebih bersih, lingkungan produktif dan biaya berobat jadi berkurang. Dijelaskan, sebagai narasumber hadir dari Dinas Kesehatan Aceh, staf bidang Promosi Kesehatan Nurlaili, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang dr. Catur Haryati, dan Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Aceh Tamiang Erma Hasfiani.

Selanjutnya Asisten Administrasi Umum Adi Darma mewakili Bupati Aceh Tamiang mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Adi Darma turut menambahkan, Germas merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud.

Lanjutnya, Germas sebagai sebagai gerakan nasional yang diprakarsai Presiden RI ini, dicanangkan dalam rangka penguatan pembangunan kesehatan yang bertujuan untuk menurunkan beban penyakit, menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk dan menurunkan pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran biaya kesehatan.

“Permasalahan kesehatan yang timbul disebabkan oleh perilaku hidup masyarakat yang tidak sehat. Masyarakat kini cenderung makan makanan yang siap saji (junk food), tinggi gula, garam, lemak dan minum minuman beralkohol serta kebiasaan merokok,” jelasnya.

Dikatakan, Pemerintah Daerah berharap melalui kegiatan penyusunan Rencana Operasional dengan lintas sektor (LS) terkait dukungan Germas tersebut, dapat menjamin terlaksananya gerakan yang terintegrasi dan komprehensif. “Keluarannya ialah, masyarakat semakin sadar untuk berperilaku hidup bersih dan sehat sehingga biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk berobat berkurang,” pungkasnya. [ck/zuw]


Cetak   E-mail