Aceh Tamiang – Humas: Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, M.Kn menghadiri sekaligus membuka Launching Penyaluran Zakat dan Infaq Tahap I Tahun 2021 Program Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang yang dilaksanakan di Aula Baitul Mal pada Kamis,(29/04/21).

Program ini merupakan hasil penghimpunan dari dana zakat, infaq dan shadaqah tahun 2020 dari Para Muzaki yang berada di masing-masing SKPK maupun Muzaki lain yang telah mempercayakan Baitu Mal sebagai Lembaga resmi penghimpun, penyalur dan mendayagunakan zakat.

Sebelum membuka launching program secara resmi, Bupati Aceh Tamiang menyampaikan betapa pentingnya membangun akhirat dengan zakat, infaq dan shadaqah, karena sebagian dari rizki yang Allah berikan kepada kita ada hak orang lain yang wajib kita berikan.

“Dengan adanya zakat, akan ada pemerataan harta di kalangan umat Islam, dimana harta itu tidak hanya tertumpu pada kaum aghniya’ (orang kaya) saja tetapi juga dapat dirasakan oleh kaum dhuafa sebagai wujud kepedulian kita kepada sesama”. Ujar Bupati.

Beliau juga menyampaikan, penyaluran zakat harus disyiarkan agar si penyalur dapat mengetahui bahwa zakat yang telah mereka percayakan kepada Baitul Mal telah disalurkan, sehingga mampu meningkatkan rasa percaya calon penyalur kepada Baitul Mal sebagai lembaga penyalur Zakat dan Infaq. Di Kabupaten Aceh Tamiang sendiri terdapat 34 Pengguna Lahan HGU (Hak Guna Usaha), sebagian pengguna lahan HGU belum membayar zakat melalui Baitul Mal.

“Perlu adanya sosialisasi agar mereka paham. Kemana saja zakat mereka disalurkan sehingga dapat terlayani masyarakat yang berhak menerima zakat. Semoga dengan adanya Syiar (Publikasi), dapat menarik minat para pengguna lahan untuk menyalurkan zakatnya melalui badan yang sudah terpercaya tanpa harus memberikan secara pribadi,” harapnya.

Disela-sela sambutannya, Beliau juga mencontohkan bagaimana salah satu Mesjid di Yogjakarta menerapkan pola mengosongkan saldo kas sedekah tanpa menunda-nunda dengan tujuan agar pahala cepat mengalir.

“Semakin cepat kita salurkan, semakin cepat bermanfaat bagi penyalur dan penerima. Jangan takut saldo kosong, Insha Allah akan terisi kembali. Tolong dicontoh. Jangan sampai ada Masyarakat tamiang yang lapar. Mari Kita bersama-sama membangun Aceh Tamiang yang Mandiri dan berdaya saing menuju masyarakat Islami yang sejahtera, dengan menumbuhkan rasa solidaritas terhadap sesama muslim,” tutup Mursil.

Sebelumnya Kepala Baitul Mal Aceh Tamiang Mulkan Tarida Tua Tampubolon, S.Pd.I, LC, M.Hi selaku Ketua Pelaksana melaporkan bahwa penyaluran zakat dan infaq tahun 2021 akan dilakukan dalam beberapa tahapan yang akan dilaksanakan pada bulan-bulan genap.

Adapun penyaluran tahap ke-1 ini akan diberikan kepada Fakir Uzur sebanyak 4500 orang dengan total Rp. 3.600.000.000,-, Bantuan kepada 2000 orang Kaum Dhuafa dengan total Rp. 1.000.000.000,-, bantuan kepada 1500 orang anak yatim piatu miskin dengan total Rp. 450.000.000,-, santunan kepada 1013 penyandang disabilitas berat dan sedang dengan total Rp. 724.800.000,-, bantuan kepada 230 orang guru mengaji rumah/mushalla/mesjid dengan total Rp. 230.000.000,- dan bantuan pendayagunaan masyarakat masjid kepada 24 masjid dengan total Rp. 240.000.000,-.Beliau menambahkan selain pengeluaran diatas, terdapat pengeluaran rutin Lamus, tanggap bencana (kemalangan) dan Ibnu sabil (musafir).

Diakhir kegiatan, Bupati Aceh Tamiang menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima zakat dan infaq Tahun 2021. Acara launching ini turut dihadiri Ketua MPU Aceh Tamiang, Syahrizal, MA, Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Tamiang, Drs. Maddiah, M.Pd, Da’I Perbatasan, Tengku Munir, Perwakilan Dinas Syariat Islam dan Perwakilan Dinas Dayah Aceh Tamiang.