Aceh Tamiang – Humas : Bupati Aceh Tamiang yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Zulfiqar, SP menghadiri sekaligus membuka acara Temu Karya Ulang Karang Taruna Kabupaten Aceh Tamiang, sekira pukul 10.35 Wib bertempat di Aula Dinas Pertanian pada Rabu, (29/7/2020). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tamiang Muhammad Alijon, SE, Ketua Karang Taruna Kabupaten Aceh Tamiang, para Ketua Kecamatan Karang Taruna dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang serta Tamu undangan lainnya.

Membacakan amanat Bupati Aceh Tamiang, Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Tamiang Zulfiqar, SP menjelaskan bahwa Temu karya hari ini, merupakan Temu karya ulang dikarenakan pada pemilihan yang lalu tidak ada titik temu atau dikenal dengan istilah deadlock. Dijelaskannya, juga bahwa setiap organisasi memiliki ADRT, ADRT adalah asas tertinggi yang harus dipatuhi oleh setiap oraganisasi, apabila organisasi berpegang teguh pada ADRT maka kericuhan tidak akan terjadi, siapa pun yang terpilih itulah keputusan yang harus dipatuhi oleh setiap peserta rapat.

“Harapan kami, pada acara temu ulang karang taruna ini, siapapun terpilih nantinya organisasi ini dapat bersinergi dengan Pemda, dan mudah-mudahan acara pada hari ini, dapat berjalan dengan baik dan sukses,” tuturnya.

Sebelumnya Laporan ketua panitia pelaksana Muhammad Sabyan menyampaikan Temu Karya Karang Taruna ulang ini, merupakan lanjutan acara sebelumnya dimana pada waktu itu yang mana tidak menemukan jalan keluar. Maka dari itu, kembali mengadakan acara Temu Ulang Karang Taruna pada hari ini, diikuti oleh 12 utusan dari 12 kecamatan dengan harapan bahwa hasil Temu Karya Ulang Karang Taruna ini, dapat berjalan dengan sukses dan lancar, dan siapapun terpilih nantinya dapat berkontribusi guna memajukan daerah serta dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah Aceh Tamiang.

Senada dengan hal tersebut Kepala Dinas Sosial M. Alijon, SE juga mempunyai harapan yang sama terhadap Temu Karya Ulang ini. Beliau juga mengatakan bahwa sesungguhnya Karang Taruna dapat membantu ekonomi sosial terutama pemuda. Dan acara ini bertujuan untuk memilih ketua Karang Taruna Kabupaten, guna untuk mengisi kevakuman ketua Karang Taruna selama ini dan untuk kedepannya dengan harapan nantinya siapapun terpilih kiranya dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

“Kami dari Pemda tidak jauh mengintervensi, dari acara hari ini, akan terpilih ketua secara demokrasi dan setelah terbentuk struktur maka dalam hal ini Dinas Sosial mempunyai kewajiban untuk membimbing dan mengarahkan Karang Taruna. Melalui program yang nantinya dapat memajukan Organisasi Karang Taruna dan juga masyarakat,” terangnya.