Aceh Tamiang – Humas : Dalam rangka penguatan pelayanan kesehatan khususnya dalam penanganan pasien Covid-19 bagi masyarakat Aceh Tamiang di RSUD Aceh Tamiang, Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M.Kn menerima audiensi Tim Penanganan Covid-19 RSUD Aceh Tamiang di dampingi Sekretaris Daerah Aceh Tamiang H. Basyaruddin, SH, Rabu (01/07/20) yang dimulai sekira pukul 14.00 Wib, bertempat di Ruang Rapat Bupati.

Pada pertemuan tersebut, Bupati Mursil mempersilahkan pihak RSUD menyampaikan kendala yang dihadapi selama penanganan Covid-19 di RSUD Aceh Tamiang.


Mengawali pembukaan, Direktur RSUD Aceh Tamiang dr. T. Dedy Syah, menyampaikan maksud dan tujuan audiensi, serta memperkenalkan para medis yang tergabung dalam tim antara lain : dr. Nizarly, Sp.B selaku Ketua Tim, dr. Andika Putra, Sp.PD, sebagai koordinator lapangan, dr. Rosniar, Sp.P, sebagai konsultan paru, dr. Senja Baiduri, Sp.A, dr. Sukma, Sp.PK, dr. Ridha Maulana, Sp.Rad, juga para pejabat struktural di lingkungan RSUD Aceh Tamiang.


Dari beberapa kendala yang disampaikan, Pihak RSUD mengharapkan agar Pemkab dapat memenuhi kebutuhan RSUD dalam melengkapi sarana dan prasarana yang belum memadai.

“Menghadapi situasi Pandemi Covid-19, kelengkapan Alat Kesehatan seperti Alat Perlindungan Diri bagi Tenaga Medis, serta Alat pendukung lainnya menjadi kebutuhan yang sangat urgent”, ungkap dr. Rahmadsyah Putra selaku Kasi Pelayanan Medis, Rawat Inap, Rawat Jalan dan IGD mewakili para Tim Medis lainnya.

Selanjutnya dr. Andika, SP.PD selaku Koordinator Lapangan menyampaikan tekait perlunya dibentuk regulasi untuk penanganan Pasien dan Keluarga Pasien yang terpapar Covid-19 agar kooperatif menjalani anjuran yang disarankan oleh para Tenaga Medis.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Mursil menyampaikan untuk pemenuhan seluruh Alat Pendukung Kesehatan lainnya, agar dirincikan secara tepat sesuai dengan kegunaan dan kebutuhan, sementara untuk regulasi yang dimaksud akan kita buat bersama.

“Apapun itu terkait kebutuhan dalam Penanganan Pandemi Covid-19 khususnya dalam bidang kesehatan, keselamatan para tenaga medis akan Saya dukung”, ungkap Mursil.

“Ingat, kalian tidak bekerja sendiri, kita bekerja bersama-sma dalam memberantas Covid-19, namun yang sangat kita sayangkan, masyarakat kita masih kurang peduli terhadap wabah ini, banyak yang belum menggunakan masker dan pergi keluar masuk dari daerah terjangkit”, sebutnya lagi.

“Mari bersama -sama dengan keterbatasan, kita atur kembali model pelayanan, agar kita bisa tetap bisa melayani secara maksimal”, tutup Mursil.