TMMD KE-105 BERAKHIR, WABUP APRESIASI SUMBANGSIH TNI

Wakil Bupati Aceh Tamiang Tengku Insyafuddin, ST., menandatangani naskah Berita Acara Penyerahan Hasil kegiatan TMMD ke-105 bersama Dansatgas TMMD wilayah Letkol Inf. Deki Rayusyah Putra. Penandatanganan yang disaksikan oleh Irup Kol. Laut (P) M. Sjamsul Rizal ini menandai berakhirnya kegiatan TMMD ke-105 Reguler serentak se-Indonesia, Kamis (08/08/2019). [dok. Humas 2019]

 

Aceh Tamiang – Humas: Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-105 di wilayah Kodim 0117/Aceh Tamiang berakhir hari ini. Untuk menandai berakhirnya kegiatan, Wakil Bupati Aceh Tamiang Tengku Insyafuddin, ST., menghadiri Upacara Penutupan TMMD ke-105 Tahun 2019 yang digelar di Lapangan PT. Semadam Kampung Tanjung Gelumpang Kecamatan Sekerak. Dengan tema “Bersama TMMD Membangun untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”, Kamis (08/08/19) sekira pukul 10.00 WIB.

Pada pelaksanaan Upacara Penutupan, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Dan Lanal) Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M. Sjamsul Rizal menjadi Inspektur Upacara. Membacakan amanat Panglima Kodam Iskandar Muda, Sjamsul mengatakan bahwa Upacara penutupan TMMD ke-105 menandai berakhirnya program TMMD yang telah berlangsung selama hampir 1 (satu) bulan, sejak kegiatan ini secara resmi dibuka pada 10 Juli 2019 yang lalu.

Sjamsul menyebutkan, TMMD yang diprogramkan dan telah dilaksanakan merupakan wujud pengabdian TNI bersama Kementerian dan lembaga terkait lainnya untuk membantu percepatan pembangunan di daerah guna mendorong tercapainya kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja bersama-sama dengan semangat gotong royong membangun daerah kita masing-masing sekaligus mengatasi berbagai masalah dan tantangan besar yang ada dihadapan kita,” pungkasnya.

Dijelaskan, kemajuan teknologi serta tantangan bidang ekonomi dan sosial budaya menuntut partisipasi setiap anak bangsa untuk membina diri dan memajukan daerahnya.

“Saya selaku pengendali kegiatan operasional TMMD dan selaku Panglima Kodam Iskandar Muda, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, terutama Pemerintah Daerah dan segenap masyarakat atas segala dukungannya, sehingga kegiatan TMMD ini dapat berjalan dengan lancar dan mencapai target yang diharapkan,” tiru Sjamsul sebagaimana amanat Pangdam yang dibacakannya.

Sebagai tanda ditutupnya TMMD Reguler ke-105 Tahun 2019, dilakukan penandatanganan Naskah Berita Acara Penyerahan Hasil kegiatan TMMD oleh Dansatgas TMMD Reguler ke-105 dan Wakil Bupati Aceh Tamiang yang disaksikan oleh Inspektur Upacara. Kemudian dilanjutkan dengan penanggalan tanda peserta dan pengembalian sarana kerja secara simbolis oleh Inspektur Upacara.

Selanjutnya para tamu yang hadir disuguhkan penampilan Drum Band dari SMP Negeri 1 Manyak Payed, dan pertunjukan debus dari masyarakat Kampung Sulum Kecamatan Sekerak. Selanjutnya, perlombaan pasang tenda regu dan juga pemasangan tenda payung yang bertujuan untuk memperlihatkan kekompakan masyarakat bersama Babinsa dan Babinkamtibnas dalam adu gengsi, adu kecekatan memasang tenda.

Kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke lokasi pengobatan massal dan pembagian sembako kepada masyarakat kampung. Pembagian sembako secara simbolis yang diserahkan oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang Tengku Insyafuddin, ST., Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, SH., Dan Lanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M. Sjamsul Rizal, Perwira Staf Ahli Kodam Iskandar Muda dengan disaksikan seluruh tamu undangan.

Sementara itu, Wakil Bupati yang hadir mengikuti agenda penutupan memberikan apresiasi atas kerja-kerja prajurit TNI bersama masyarakat. Ia memuji kebersamaan TNI dan warga yang mampu mewujudkan percepatan pembangunan di daerah pedalaman Aceh Tamiang.

Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Inf. Deki Rayusyah Putra saat ditemui awak media menjelaskan selama satu bulan pelaksanaan TMMD ke-105 segala program yang dilaksanakan dapat diselesaikan 100%. Dandim menjelaskan, program-program seperti penimbunan dan pengerasan sepanjang 8 km, pembangunan plat beton 6 unit, pembangunan gorong-gorong 11 unit, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) 4 unit, pengecetan 2 unit mushola pada 4 Kampung yaitu Kampung Sekumur, Pematang Durian, Juar dan Sulum dengan dana yang bersumber dari Pemerintah Daerah yang bersifat swakelola.

Deki dengan bangga mengungkapkan bangunan bak penampungan air yang turut dibangun menjadi sebuah prestasi, karena dapat mewujudkan satu bak penampungan air yang langsung dari sungai yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. [ck/is]


Cetak   E-mail